Rabu, 27 September 2017

SD Muhammadiyah 12 Surabaya membuat telur asin

Membuat Telur Asin
Oleh : Dzanur Roin*

Rabu, tanggal 27 September 2017. Adalah hari yang menyenangan bagi siswa-siswi kelas 3 SD Muhammadiyah 12 Surabaya. Pembelajaran yang akan di lakukan adalah membuat telur asin. Setelah semua bahan disiapkan, seperti telur asin, batu bata merah, Abu Gosok, dan garam dan beberapa wadah atau tempat untuk menyimpan telur. Semua siswa-siswi berkumpul di lapangan untuk mendengarkan intruksi dari guru tamu. Ustadzah Fatimah selaku penanggung jawab kegiatan ini beserta ustadz Charbudin dengan sigap dan cepat mengatur siswa-siswinya untuk berbaris rapi agar kegiatan segera di mulai.

Dengan ucapan salam yang khas guru tamu memulai acara. Pertama-tama guru tamu bertanya kepada semua siswa. Apakah suka telur asin. Semuanya serentak menjawab suka. Ya, telur asin. Siapa yang tidak suka dengan telur asin. Hampir semuanya suka. Tapi, apakah kita tahu cara membuat telur asin. Bagaimana proses membuat telur asin sehingga menjadi senikmat itu. ternyata membuat telur asin tidak semudah dan tidak secepat ketika kita menikmatinya.

Langkah-langkah membuat telur asin. Pertama kali, cuci telur sampai bersih, kemudian batu bata yang telah di siapkan, di tumbuk sampai halus kemudian campur dengan garam  dan di kasih air supaya encer. Gunanya untuk merekatkan telur tersebut dengan abu gosok. Setelah semuanya selesai, telur di tata pada tempat atau wadah dengan di tata yang rapi kemudian tutup yang rapat. Taruh atau simpan di tempat yang sejuk dan tunggu sampai empat belas hari atau dua minggu. Setelah dua minggu telur bisa diambil  lalu cuci  dengan menggunakan air yang bersih. Telur asin siap di rebus dan di nikmati.

Dalam pembelajaran ini, siswa-siswi sangat antusias. Dari mulai melihat prosesnya sampai bertanya tentang tata caranya. Siswa-siswi yang mau bertanya harus angkat tangan dulu kemudian berdiri dan menyampaikan pertanyaanya. Berbagai macam pertanyaan muncul dari siswa – siswi dari mulai pertanyaan. Kenapa bisa asin sampai berapa lama telur asin bisa bertahan. Setelah di jawab oleh sang guru tamu peserta didik mulai praktik membuat telur asin.   Satu persatu siswa-siswi maju kedepan untuk menyaksikan dan mencoba memasukan telur yang sudah di cuci bersih dimasukan  kedalam adonan  batu bata merah yang di campur dengan garam dan menaburinya dengan bubuk abu gosok sehingga nampak terlihat begitu besar dan tidak seperti telur lagi. Bahkan terkesan seperti gumpalan tanah atau bola kecil yang biasanya di buat olah raga bola kasti. Satu persatu siswa dan  siswi maju sesuai dengan urutan absenya sampai selesai.

Belajar dengan praktik langsung lebih menyenangkan dan tentunya lebih cepat di pahami tanpa melalui teori yang berbelit-belit. Belajar dengan praktik waktu terasa lebih cepat sehingga tak terasa kita belajar. Inilah yang di sebut dengan learnig be doing. Belajar dengan melakukan terasa seperti bermain. Teruslah belajar anak-anakku. Tingkatkan prestasimu. Terima kasih atas semua ilmu dan pengetahun yang telah di berikan. Semoga bermanfaat dan tercatat sebagai amal jariyah. Salam SDM dubes. Memegang Aqidah Menebar Prestasi.

Surabaya, 27 September 2017.
*Penulis adalah Guru SD Muhammadiyah 12 Surabaya. (SDM dubes)

SD Muhammadiyah 12 Surabaya Semarakan Tahun Baru Islam 1439 H.

Semarak Tahun Baru Hijriyah 1439 H
Dzanur Roin*

Untuk memperkenalkan tahun baru hijriyah, SDM dubes mengajak seluruh siswa dan siswinya untuk melakukan pawai ta’aruf. Sebagai syiar. Dan tentunya, supaya masyarakat tahu, inilah tahun baru islam. Tahun baru yang harus kita sambut dengan suka cita, dan gembira. Tahun yang dimulai saat nabi Muhammad SAW berhijrah dari mekkah ke madinah. Berhijrah dari masyarakat yang penuh dengan kejahiliyaan menuju masyarakat madani di bawah naungan ridho ilahi.  

Pawai ta’aruf di ikuti seluruh siswa dan siswi SD Muhammadiyah 12, TK ABA 11 dan TK ABA 49. Di mulai dari lapangan sekolah, barisan terdiri dari pasukan drumband TK ABA 11, di ikuti dengan pasukan pianika, pasukan angklung, pasukan seruling, dan pasukan sepeda hias. serta anak-anak kelas satu dan kelas dua dengan membawa poster yang memberikan pesan agar di tahun baru ini kita semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya, serta semakin berprestasi. Begitu pesan yang ingin disampaikan siswa - siswi sdm dubes lewat poster yang mereka bawah dengan di hiasi aneka gambar-gambar lucu dan menarik.  Apalagi dipadu dengan busana yang khas “Arabian Style” para peserta pawai. Dari mulai baju gamis sampai jubah laksana para syeh-syeh dari tanah suci.

Berbagai macam atraksi di tampilkan dalam pawai ta’aruf ini,  Mulai antraksi drumband anak-anak TK ABA 11 yang begitu memukau, walaupun masih kanak-kanak tapi bakat dan minatnya sungguh luar biasa. Dengan suara yang keras dan kompak, jelas terdengar lagu yang di nyanyikan mengundang warga sekitar untuk keluar dan menyaksikan penampilan anak-anak TK tersebut. Dengan kamera handphone dan smartphone warga mengabadikan pawai ta’aruf ini. Tak lupa mereka berselfi ria. Sepanjang perjalanan sampai tiba di jalan raya pasukan drumband tak pernah berhenti untuk menyayikan lagu-lagu yang di komandoi sang mayor dengan tongkat saktinya. He he he    

Pawai ta’aruf melewati jalan dupak jaya  kemudian menyebarang ke sumber mulyo, untuk bergabung bersama anak-anak TK ABA 49  yang sudah siap dengan pasukan pembawa balon. Tak kurang dari 150 balon telah di siapkan guru-guru TK untuk memeriahkan pawai ta’aruf  ini. Setelah semuanya siap, perjalanan dilanjutkan untuk menuju jalan dupak grosir. Sepanjang perjalanan masyarakat sangat antusias melihat dan mengabadikan moment spesial ini. Tiap orang sibuk untuk mengambil foto. Adu kreasi antar pasukan yang dimulai dengan  pertunjukan pasukan pianika, sepanjang perjalanan yang menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan lagu khas organisasi Muhammadiyah. Pertunjukan angklung dan seruling, salah satu ekstra kurikuler yang ada di sekolah SDM dubes ini, tak mau ketinggilan untuk unjuk kebolehan, dengan di komandoi kak Fitra Pelatih sekaligus pembina ekstra angklung dan seruling. Angklung menyanyikan lagu-lagu daerah mendapat tepuk riuh dari para penonton dan masyarakat sekitar. Setelah angklung, ekstra seruling tampil tak kalah bagusnya dengan pianika dan angklung. Inilah yang di sebut dengan berlomba-lomba dalam kebaikan, semuanya saling ingin mennujukan penampilan terbaiknya.

Perjalanan pawai taa’ruf terus berlanjut sampai tiba di depan Dupak grosir, acara inti bersama anak-anak TK ABA 49. Pasukan pembawa balon mengambil tempat di kiri jalan, berbaris rapi, dengan hitungan satu, dua, tiga. Semua balon di lepas ke atas di iringi tepuk tangan peserta pawai.  Langit pagi itu tampak begitu indah, penuh dengan warna-warni. Selamat datang tahun baru Hijriyah. 1 Muharram  1439 H. Semoga kita semua menjadi pribadi-pribadi yang berakhlaqul karimah, berprestasi, menjadi generasi Qur’ani. Generasi yang menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, masyarakat  dan tentunya berguna bagi bangsa dan negara.    

*Penulis adalah Guru SD Muhammadiyah 12 Surabaya. (SDM dubes)


Jumat, 05 Mei 2017

Pernikahan Keluarga Dubes (Ruhana)

552017 merupakan tanggal yang dipilih untuk mengakhiri masa lajang bagi ustd Rumyati ini. Gaun putih membalut riasan sore hari ini. 

Usai menyelesaikan tugas sekolah sebagian besar ust/ustd menyempatkan diri untuk menghadiri hajatan ustd yang sehari-hari bertugas di koperasi ini. 
 Gaun sore menjelang malam

Gaun malam

 janji suci 2


Janji suci 1

Motivasi siswa dan walimurid dalam persiapan UN. (Mas Darno)

Tanggal 2 Mei 2017 adalah malam yang tak terlupakan bagi siswa-siswi dan wali murid SD Muhammadiyah 12 surabaya. dimulai jam 18.30 para siswa dan wali murid dikumpulkan bersama-sama di auditorium sekolah untuk mendapatkan motivasi dari Ust. Lukman Hakim, M.Pd.

Isi dari motivasi tersebut adalah bagaimana para siswa siap lahir dan batin dalam menatap Ujian Sekolah Nasional. tidak hanya itu, para wali murid juga diajak mengawal putra putrinya untuk mempersiapkan ujian tersebut. sehingga terwujudlah rumus segi tiga sekolah, yaitu guru, siswa, dan wali murid. dari semua kegiatan tersebut diharapkan para siswa mendapat nilai terbaik sehingga bisa menjadi modal untuk meneruskan ke sekolah menengah terfavorit.

Sebagai penutup acara tersebut diakhiri dengan doa dan sungkem bersama kepada orang tua dan guru untuk mendapatkan izin dan ridhonya, sehingga apa yang akan dilakukan dalam Ujian sekolah Nasional ditanggal 15-17 Mei 2017 mendapatkan kemudahan dari allah SWT. Aamiiin.